56 Perahu Ketek Adu Kecepafan di Sungai Musi, Bupati Toh Ini Warisan Budaya, Bukan Sekadar Lomba

Senin 25-08-2025,17:53 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Sungai Musi mendadak bergemuruh! Sebanyak 56 perahu ketek nelayan saling adu cepat dalam Balap Ketek Bajemo Open Race Season III yang berlangsung di Dusun III, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Senin (25/8/2025).

Event tahunan ini bukan hanya memanjakan mata ribuan penonton yang tumpah ruah di tepian sungai, tapi juga jadi ajang kampanye menjaga kelestarian Sungai Musi dari praktik illegal fishing.

Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, SH yang hadir langsung membuka acara, menegaskan bahwa balap ketek bukan sekadar hiburan rakyat.

“Lomba ini adalah identitas budaya bahari Muba. Bukan hanya hiburan, tapi sarana membangkitkan pola kehidupan nelayan sekaligus mengingatkan kita untuk menjaga Sungai Musi sebagai sumber kehidupan,” tegasnya di hadapan ribuan warga.

BACA JUGA:Kapolres Muba Berikan Penghargaan kepada 39 Personel Berprestasi

BACA JUGA:Sungai Lilin Expo 2025 Berlangsung Sukses, Perputaran Uang Tembus Ratusan Juta

Toha juga berpesan agar perlombaan berlangsung penuh sportivitas serta mengajak masyarakat tetap tertib dan aman selama menyaksikan pesta air tersebut.

Ketua Panitia Endang Saputra melaporkan, balapan tahun ini diikuti peserta dari berbagai desa di Kecamatan Sekayu. Para pemenang tidak hanya membawa pulang uang tunai, tapi juga hadiah spektakuler.

Juara I: Rp 5 juta + mesin ketek merk Honda

Juara II: Rp 3,5 juta

Juara III: Rp 2,5 juta

Juara IV: Rp 1,5 juta

Juara V–IX: Sepeda BMX

Juara X: Kompor gas

“Selain hiburan, balap ketek ini adalah media sosialisasi untuk menjaga Sungai Musi dari illegal fishing. Kita ingin masyarakat sadar bahwa sungai adalah sumber kehidupan yang harus dijaga,” ungkap Endang.

Kategori :