Gempa Singkat Guncang Tulung Selapan OKI, Warga Terbangun dari Tidur

Minggu 04-01-2026,13:03 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY ID, — Gempa bumi dilaporkan mengguncang wilayah Desa Toman, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Minggu (4/1) dini hari sekitar pukul 03.10 WIB. Getaran dirasakan warga dalam waktu singkat dan dipastikan tidak menimbulkan dampak serius.

Sejumlah warga mengaku sempat terkejut akibat getaran yang muncul tiba-tiba saat mereka tengah terlelap. Salah satunya Edi, warga setempat, yang mengatakan guncangan terasa ringan namun cukup membuatnya terbangun.

“Tidak lama, hanya beberapa detik. Meski ringan, saya langsung bangunkan keluarga supaya siap kalau terjadi gempa susulan,” ungkapnya.

Informasi gempa juga dibenarkan Kepala Desa Tulung Selapan, H. Yendi Asmedi. Ia menyebutkan, laporan dari perangkat desa menunjukkan getaran dirasakan di beberapa titik wilayah Tulung Selapan.

BACA JUGA:Derap Pembangunan Tol di Sumsel Kian Masif, Fondasi Baru Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BACA JUGA:Interior Mewah dan Teknologi Canggih Jadi Daya Tarik Toyota Kijang Super 2026

“Getarannya memang tidak lama, tapi cukup terasa. Berdasarkan informasi awal, kekuatannya sekitar magnitudo 4,5,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI memastikan peristiwa tersebut tidak menyebabkan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto, mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan setelah menerima laporan dari lapangan.

“Gempa berlangsung singkat dan tidak berpotensi tsunami. Kondisi wilayah juga relatif aman,” jelas Nova.

Ia menambahkan, meskipun Kecamatan Tulung Selapan dikenal sebagai daerah pesisir yang didominasi perairan, lokasi pusat gempa berada jauh dari laut sehingga tidak memicu ancaman tsunami.

BACA JUGA:Pembunuhan di Kebun Sawit Lais Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

BACA JUGA:Puncak Arus Balik Nataru Padati Bandara SMB II Palembang

BPBD OKI mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, serta terus mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang.

“Waspada tetap perlu, tapi tidak perlu panik. Pastikan selalu mengakses informasi dari sumber resmi,” pungkasnya.

Kategori :