HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Program peralihan listrik dari Mesin Elektrik Desa (MEP) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Berlian Makmur, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, hingga kini belum berjalan maksimal.
Dari total jumlah warga, baru sekitar 30 persen yang berhasil dialihkan ke jaringan listrik PLN.
Kepala Desa Berlian Makmur, Sopianto, menjelaskan bahwa saat ini baru sekitar 450 warga yang telah tersambung listrik PLN. Jumlah tersebut masih jauh dari target karena belum mencapai 50 persen dari total penduduk desa.
“Kalau dihitung baru sekitar 30 persen. Belum sampai setengah,” ujar Sopianto kepada harianmuba.com.
BACA JUGA:Pasang Besar Sungai Dawas Rendam Empat Dusun di Pinang Banjar, Ratusan KK Terdampak
BACA JUGA:IKAGAMASS Gelar InTO UGM 2026, Bantu Pelajar Sumsel Hadapi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi
Ia mengungkapkan, salah satu kendala utama dalam proses peralihan ini adalah keterbatasan material dari pihak PLN yang belum sepenuhnya siap. Hal tersebut berdampak pada lambatnya pemasangan jaringan dan meteran listrik di rumah warga.
“Kami juga baru selesai menghadap pihak PLN untuk meminta penambahan meteran KWh listrik,” jelasnya.
Selain kendala teknis, permasalahan juga muncul di tingkat masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan biaya listrik prabayar (token) yang dinilai lebih mahal dibandingkan saat masih menggunakan listrik MEP.
“Kalau yang pakai pulsa masih agak mendingan dibanding MEP, tapi yang prabayar banyak mengeluh,” ungkap Sopianto.
BACA JUGA:Disnakertrans Muba Tekankan Tahapan Anjuran sebagai Solusi Adil Perselisihan Hubungan Industrial
BACA JUGA:Tol Palembang–Betung Dikejar Beroperasi 2026, Jadi Solusi Kepadatan Jalintim Sumsel
Tak hanya itu, beberapa warga juga sempat menerima tagihan listrik yang membengkak, bahkan mencapai Rp600 ribu hingga Rp1 juta. Namun setelah dikonfirmasi ke pihak PLN, tagihan tersebut mengalami penurunan signifikan.
“Ada yang turun jadi Rp200 ribu, bahkan ada yang hanya Rp50 ribu. Padahal sebelumnya hampir Rp1 juta,” bebernya.
Pemerintah Desa Berlian Makmur berharap pihak PLN dapat segera melengkapi kebutuhan material serta melakukan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, agar program peralihan listrik ini dapat berjalan lancar dan benar-benar meringankan beban warga.