Amankan Data Pemerintahan, Pemkab Muba Gandeng Data Center BP Batam untuk Server Cadangan

Sabtu 31-01-2026,12:08 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengambil langkah strategis dalam memperkuat keamanan dan keandalan data pemerintahan dengan menggandeng Data Center BP Batam. 

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital serta penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Muba, penandatanganan kerja sama dilakukan pada Jumat (30/1/2026) di Batam. 

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Muba, Daud Amri SH, didampingi Kepala Bidang Persandian Kominfo Muba, Mounthe Zona SE MSi.

BACA JUGA:Toyota Sienta 2026, MPV Urban yang Dirancang untuk Kota Padat dan Keluarga Aktif

BACA JUGA:Gerbong Besar Polri Bergerak, Kapolri Rotasi 85 Perwira, Sumsel Kapolda Baru

Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan layanan colocation rack (colo), yaitu penyediaan ruang khusus di pusat data untuk penempatan server cadangan milik Pemkab Muba. 

Dengan sistem ini, data penting pemerintahan disimpan di fasilitas berstandar tinggi yang memiliki pengamanan berlapis dan pemantauan 24 jam.

Menurut Daud Amri, keberadaan server backup di data center nasional menjadi krusial untuk menjaga keberlangsungan layanan digital daerah, terutama di tengah meningkatnya ketergantungan pada sistem elektronik dalam pelayanan publik.

“Colocation ini menjadi solusi efisien untuk menjamin keamanan data dan kontinuitas layanan digital tanpa harus membangun dan mengelola pusat data sendiri,” ujarnya.

BACA JUGA:Mengenal Tol Palembang–Lampung, Urat Nadi Trans Sumatra, Percepat Mobilitas dari Bakauheni hingga Palembang

BACA JUGA:Cegah Gejolak Ketenagakerjaan, Disnakertrans Muba Jembatani Dialog Pekerja dan Manajemen PT PWS

Selain meningkatkan keamanan informasi, kerja sama ini juga dinilai mampu menekan biaya operasional jangka panjang.

Pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran lebih optimal untuk pengembangan aplikasi layanan publik, peningkatan kapasitas SDM, serta inovasi digital lainnya.

Data Center BP Batam dipilih karena dinilai memiliki infrastruktur modern, sistem keamanan yang andal, serta dukungan teknis yang sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintahan. 

Kategori :