Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan terjadi akibat kikisan arus Sungai Rawas yang terus menghantam badan jalan. Situasi tersebut dinilai berisiko tinggi jika dilalui dengan kecepatan normal.
BACA JUGA:Tol Medan–Pekanbaru Belum Tersambung 2026, Ini Progres Terbaru dan Perkiraan Waktu Tempuh
BACA JUGA:Alasan Toyota Rush 2026 Tetap Jadi Pilihan Aman Keluarga Indonesia, Berikut Penjelasannya
Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi sekitar, serta mengutamakan keselamatan sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.
Pemerintah Kabupaten Muratara telah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak menuju Kecamatan Rawas Ilir. Jalur ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan risiko kecelakaan di titik jalan yang rusak parah.
“Dengan adanya jalur alternatif, kami berharap masyarakat bisa memilih rute yang lebih aman,” tutup AKP Abdul Karim.
Kerusakan akses ini menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat terhadap infrastruktur di wilayah rawan bencana, agar aktivitas dan keselamatan warga tidak terus terancam.