Seksi 5: Lubuk Linggau – Taba Penanjung
Seksi 6: Taba Penanjung – Bengkulu (sudah beroperasi)
Beberapa seksi strategis telah difungsikan, namun ruas tengah yang menghubungkan Sumatera Selatan bagian barat masih dalam proses pembangunan dan pengusulan lanjutan.
BACA JUGA:Long Weekend Imlek 2026, Trafik Tol Bayung Lencir –Tempino Melonjak 50 Persen
Salah satu progres signifikan terjadi pada ruas Tol Palembang–Betung.
Ruas ini ditargetkan rampung pada Triwulan II 2026 dan akan dibuka secara fungsional mulai H-10 Lebaran 2026.
Jika beroperasi, waktu tempuh Palembang–Betung yang sebelumnya bisa mencapai 4 jam diprediksi menyusut drastis menjadi sekitar 1 jam saja. Hal ini menjadi kabar baik bagi pemudik maupun pelaku usaha yang kerap melintasi jalur tersebut.
Sementara itu, ruas lanjutan menuju Bengkulu, khususnya dari Muara Enim hingga Lubuk Linggau, masih menghadapi tantangan pendanaan dan berada dalam tahap pengerjaan atau perencanaan lanjutan.
BACA JUGA:Sumsel Tancap Gas Bangun Infrastruktur Raksasa, Dari Tol Trans Sumatera hingga Energi Hijau
BACA JUGA:Jalintim Palembang–Jambi Bergelombang di Pasar Sungai Lilin Dikeluhkan, Pengendara Motor Jadi Korban
Jika seluruh ruas Palembang–Bengkulu tersambung penuh, dampaknya tidak hanya pada efisiensi perjalanan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi kawasan barat Sumatera.
Akses yang lebih cepat diyakini akan membuka peluang investasi, mempercepat arus logistik hasil pertanian dan tambang, serta mendukung sektor pariwisata di kedua provinsi.
Dengan target waktu tempuh hanya 3–4 jam, konektivitas Palembang–Bengkulu berpotensi memasuki babak baru—lebih cepat, lebih aman, dan lebih kompetitif di masa mendatang.