672 Ribu Kendaraan Padati Tol Trans Sumatera Dimomen Libur Imlek 2026, Tol Sigli–Banda Aceh Melonjak

Kamis 19-02-2026,11:09 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang Imlek 2026 mendorong peningkatan signifikan arus lalu lintas di ruas PT Hutama Karya (Persero). 

Tercatat sebanyak 672.967 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada periode 13–17 Februari 2026, atau naik 33,75 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Angka tersebut mencerminkan tingginya pergerakan wisata dan kunjungan keluarga di berbagai wilayah Sumatera.

Berdasarkan data perusahaan, puncak arus kendaraan terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 148.048 kendaraan. Jumlah itu meningkat 41,21 persen dari rata-rata harian normal.

BACA JUGA:Tol Palembang–Jambi Pangkas Waktu Tempuh Jadi 3 Jam, Harapan Baru Bagi Pemudik dan Pelaku Usaha

BACA JUGA:Video Viral Warga Sumsel di Kamboja, Herman Deru Fokuskan Penelusuran dan Pencegahan TPPO

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan pihaknya telah memperkuat kesiapan operasional sejak awal periode libur.

Mulai dari penyiagaan personel di titik strategis, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan lalu lintas secara berkala bersama kepolisian dan dinas perhubungan dilakukan untuk memastikan perjalanan tetap aman dan lancar.

Dari sisi volume kendaraan, ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1–4/Kuala Tanjung–Pematang Siantar) menjadi yang paling padat dengan total 151.493 kendaraan.

Tingginya trafik di ruas ini didorong konektivitas menuju kawasan permukiman dan destinasi wisata di Sumatera Utara.

BACA JUGA:Strategi Ganda Hyundai–Kia 2026: Serbuan Mobil Listrik Tanpa Tinggalkan Mesin Bensin

BACA JUGA:Tanjung Carat Disiapkan Jadi Pelabuhan Laut Dalam Sumsel, Solusi Atasi Pendangkalan Sungai Musi

Namun, dari sisi persentase kenaikan, ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat pertumbuhan tertinggi, melonjak hingga 136,96 persen dibandingkan trafik normal.

Lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas menuju kawasan Banda Aceh selama libur panjang, serta pengoperasian fungsional Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum yang kini menghubungkan jalur tol tersebut secara lebih utuh.

Menurut Mardiansyah, pengalaman mengelola lonjakan trafik selama Imlek menjadi bahan evaluasi penting menjelang arus mudik dan balik Lebaran.

Kategori :