Tak berhenti di situ, proyek Tol Palembang–Betung ditargetkan dapat difungsionalkan saat Lebaran 2026 untuk mengurai kepadatan Jalintim.
BACA JUGA:Tol Muara Enim – Lubuk Linggau Pangkas Waktu Mudik Jadi 5 Jam, Jadi Harapan Warga Lubuk Linggau
BACA JUGA:Sinergi Pemprov dan Polda Sumsel Kian Solid, Fokus Jaga Stabilitas dan Dukung Pembangunan
Sedangkan Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi penghubung strategis wilayah Musi Banyuasin menuju Provinsi Jambi.
Beberapa seksi telah rampung dan ditargetkan selesai sepenuhnya dalam beberapa tahun lagi.
Bagi masyarakat, tol bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga efisiensi biaya dan keselamatan. Sopir angkutan barang kini bisa menghemat waktu distribusi.
Pedagang kecil di sekitar gerbang tol pun mulai merasakan perputaran ekonomi baru.
BACA JUGA:Dikelilingi Tiga Ruas Tol Trans Sumatera, Palembang Jadi Episentrum Baru Pertumbuhan Sumsel
“Sekarang kirim barang ke Palembang lebih cepat, jadi bisa tambah ritase,” ujar salah satu pengemudi truk asal Kayu Agung.
Dengan konektivitas yang semakin terintegrasi, Sumatera Selatan kian mengukuhkan diri sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di Pulau Sumatera.
Bagi warga, perubahan ini terasa nyata: perjalanan lebih singkat, aktivitas lebih produktif, dan peluang ekonomi semakin terbuka lebar.