Bagi para anggota KWT Embun Pagi, dampaknya terasa nyata. Mereka kini memiliki aktivitas produktif yang memberi tambahan penghasilan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
BACA JUGA:Safari Ramadan di Desa Mekar Jadi Sungai Lilin, Wabup Muba Serap Aspirasi Warga
“Sekarang kami tidak hanya menanam, tapi juga mengolah dan menjual produk jadi,” ujar Riyanti.
Di tengah suasana Ramadan yang sarat makna berbagi, perjalanan singkong di Simpang Bayat menjadi kisah tentang ketekunan dan keberanian mencoba hal baru.
Dari kebun sederhana di pekarangan rumah, lahir tepung mocaf yang tak hanya mengisi meja berbuka, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi keluarga.