Efek Domino Kemacetan, Arus Kendaraan dari Jambi Tersendat di Sungai Lilin

Selasa 17-03-2026,16:11 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Kemacetan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) kembali terjadi, kali ini di wilayah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (17/3/2026). 

Kepadatan arus lalu lintas didominasi kendaraan dari arah Jambi menuju Palembang yang terjebak antrean panjang sejak pagi hari.

Menariknya, kemacetan ini bukan berdiri sendiri. Kondisi tersebut merupakan efek domino setelah kendaraan sebelumnya terlepas dari titik macet di kawasan Tungkal Jaya. 

Akibatnya, gelombang kendaraan menumpuk di Sungai Lilin dan menyebabkan arus tersendat.

BACA JUGA:Polres Muba Sigap Tangani Kemacetan Jalintim, Kolaborasi dan Strategi Lapangan Buahkan Hasil

BACA JUGA:Pemkab Muba Salurkan THR dan Bantuan Sosial, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Warga Rentan Jelang Idul Fitri

Titik kepadatan terpantau bermula dari kawasan Pasar Sungai Lilin, dengan antrean kendaraan mengular hingga ke Desa Srigunung. Meski demikian, arus lalu lintas masih tetap bergerak, walau dengan kecepatan sangat rendah.

Wakapolsek Sungai Lilin, Iptu Mustakim, membenarkan adanya antrean panjang tersebut. Ia menyebutkan bahwa lonjakan kendaraan dari titik sebelumnya menjadi faktor utama kepadatan di wilayah ini.

“Memang ada antrean cukup panjang. Ini karena kendaraan baru lepas dari kemacetan di Tungkal Jaya, sehingga menumpuk di sini,” jelasnya.

Berbeda dengan arah sebaliknya, arus dari Palembang menuju Jambi terpantau relatif lebih lancar dan tidak mengalami kepadatan berarti. Hal ini menunjukkan ketimpangan volume kendaraan yang cukup signifikan di kedua arah.

BACA JUGA:Pemkab Muba Perbarui Data Sosial dan Verifikasi PBI-JK, 33 Ribu Lebih Warga Akan Dicek Ulang

BACA JUGA:Pergantian Dandim 0401/Muba Warnai Ramadan, Pemkab Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Petugas kepolisian terus disiagakan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi kemacetan yang lebih parah. Salah satu fokus utama adalah mencegah pengendara melawan arus, yang kerap memperburuk kondisi di lapangan.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pengaturan agar arus tetap berjalan serta mencegah pelanggaran seperti melawan arus,” tambah Mustakim.

Situasi ini menjadi pengingat bagi para pengendara, terutama di momen arus mudik, untuk tetap bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas. Dengan disiplin bersama, diharapkan kepadatan tidak berkembang menjadi kemacetan total.

Kategori :