Kejaksaan dan Dinas TPHP Panggil Distributor serta Pengecer Pupuk Bersubsidi
SEKAYU Para distributor dan pengecer pupuk organik di wilayah Bumi Serasan Sekate dipanggil oleh Dinas Tanaman Pangan Hoktikultura dan Peternakan TPHP dan Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin Muba tujuannya menggelar sosialisasi sekaligus rapat koordinasi di kantor UPTD TPHP Sekayu Kamis 17 02 2022 Kegiatan itu juga dihadiri para penyuluh pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Sekayu dan Lais dan perwakilan instansi terkait seperti Disbun Muba dan Disdagprin Muba Beredarnya kelangkaan pupuk di Indonesia maka kita Muba berinisiatif menindaklanjuti hal tersebut dengan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum ujar Kepala Dinas TPHP Ir A Thamrin Dijelaskanya Kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi di Indonesia pihaknya mendapat informasi disebabkan ulah mafia pupuk OLeh karena itu agar tidak terjadi di Muba pihaknya bergerak cepat dengan menggelar pertemuan antara aparat penegak hukum APH Dinas TPHP dan para distributor pupuk bersubsidi Hasil pertemuan itu kita tindaklanjuti dengan sosialisasi ke seluruh kecamatan Oleh karena itu menghadirkan distributor dan pengecer yang bertanggungjawab di wilayah Lais dan Sekayu nanti dilanjutkan dengan kecamatan lain tegasnya Ia pun menegaskan serta mengingatkan kepada para distributor dan pengecer pupuk untuk tidak melakukan penyelewengan Kita sepakat kalau ada temuan langsung kita bawa ke ranah pidana tegasnya Thamrin menegaskan sejauh ini belum ada temuan kelangkaan pupuk bersubsidi Ditegaskannya pasokan menyesuaikan kuota sebagaimana usulan dalam RDKK yang diajukan kelompok Yang banyak komplain gak dapat itu biasanya justru bukan anggota kelompok tani tukasnya Kepala Kejaksaan Negeri Muba Marcos MM Simare Mare diwakili Kasi Intelijen Abunawas SH menerangkan tidak main main dalam persoalan distribusi pupuk bersubsidi Tentu akan menindak tegas jika ada oknum distributor pengecer maupun oknum lainnya yang sengaja menyalahgunakan kuota sehingga penyaluran tidak tepat sasaran untuk keuntungan pribadi Sejauh ini kata Abunawas pihaknya belum mendapat laporan ada kecurangan namun pihaknya akan terus intens melakukan pemantauan dan melakukan sosialisasi ke 15 kecamatan di Muba Sudah ada Tim Satgas yang dibentuk Bupati Muba yang gabungan dari Kejaksaan kepolisian disperindag Disbun dan Dinas TPHP Tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan razia ke petani atau penyalur ujarnya Sementara M Sayid Abdullah PPK PT Pusri Wilayah Kabupaten Muba mengatakan sejauh ini tidak ada kendala dalam distribusi pupuk bersubsidi Pihaknya memasok sesuai kuota SPJB sebetulnya kalau dibilang tidak cukup nyatanya ada pupuk di beberapa kabupaten tidak terserap karena persoalan identitas KTP atau NIK ucapnya Bagaimana dengan harga pupuk non subsidi yang melonjak dikatakannya persoalan itu lantaran adanya kenaikan harga akibat biaya produksi pupuk juga meningkat Salah satunya akibat harga gas melonjak itu sangat berpengaruh pungkasnya boi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: