Banjir Masih Rendami Wilayah Muratara Setinggi 3 Meter, 1 Orang Pelajar MTsn Tenggelam

Pelajar Mts yang tenggelam saat di evakuasi--
“Takutnya kalau hujan lagi di ulu, sungai yang terbendung itu jebol, ilir banjir," beber dia.
Informasi adanya longsor yang menutupi aliran Sungai Rawas di Ulu Rawas dibenarkan Wakil Bupati Muratara, H Innayatullah.
BACA JUGA:Amblasnya Jalan Liku 9, Senator Ini Berharap Jalan Tol Bengkulu- Lubuk Linggau Jangan Ditunda
BACA JUGA:Sampaikan 5 Program Prioritas, Dekranasda Muba Ikuti Rapat Kerja Dewan Kerajinan Daerah Se-sumsel
Informasi yang dihimpun, sungai yang terbendung di wilayah ulu sudah membentuk genangan air sepanjang 1 km.
"Kita harap tidak terjadi lagi banjir susulan. Seingat saya banjir besar terakhir itu 1982. Artinya sudah 40 tahun tidak terjadi fenomena seperti ini," bebernya.
Dia menilai, ini banjir paling parah di Muratara.
Selain 8 jembatan putus, akses jalan rusak, tiang listrik roboh, 38 sekolah terendam, 40 pusat kesehatan juga terendam. Sekitar 20 ribu KK terisolir.
BACA JUGA:Peringati Harlah ke-101, Warga NU Muba Doakan Apriyadi Selalu Jadi Pemimpin Amanah
"Warga tidak bisa aktivitas secara normal, mau berkebun banjir, mau ke pasar banjir, mau masak dapurnya sudah terendam. Jadi kami upayakan membangun dapur umum di 6 wilayah kecamatan dan pada tiap desa yang terdampak," jelas dia.
Di rumah dinas wakil bupati, ada 30 KK yang ditampungnya.
“Kasihan anak-anak terendam air, warga yang rumahnya aman dari banjir menampung saudara mereka yang kebanjiran," jelasnya.
Disisi lain Pelajar MTsN Muara Kelingi Tenggelam diareal Banjir.
BACA JUGA:Hadir di Harlah NU ke 101, PJ Bupati Muba Bantu 1 Unit Ambulance Untuk MWCNU Sungai Lilin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: