Grebek Kontrakan di Kelurahan Bayung Lencir, Polsek Amankan 3 Orang Terkait Narkoba

Grebek Kontrakan di Kelurahan Bayung Lencir, Polsek Amankan 3 Orang Terkait Narkoba

Grebek Kontrakan di Kelurahan Bayung Lencir, Polsek Amankan 3 Orang Terkait Narkoba--

HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Polsek Bayung Lincir menangkap 3 orang pelaku saat penggerebekan di Sebuah Kontrakan di Kel. bayung lencir kec. bayung lencir kab. muba, Selasa, (25/02/25) Sekira jam 14.30 Wib

Mereka juga menyita beragam barang bukti terkait peredaran narkoba dari lokasi penggerebekan. 

"Barang bukti 2 (Dua) Paket sabu dengan berat bruto 9,64 gram, 16 paket sabu dengan berat bruto 3,4 gram, 25 paket sabu dengan berat bruto gram" Ujar Kapolsek Bayung Lincir Iptu M. Wahyudi sh mh, diberitakan liputantribratamuba, sabtu. 

Tak hanya itu, barang bukti dari ketiga nya berupa 1 (Satu) Buah kotak rokok merek CLAS MILD, uang tunai Rp1.935.000.

BACA JUGA:Polsek Keluang Salurkan Bantuan Sosial ke Warga Terdampak Banjir Musiman

BACA JUGA:Vespa 946 Snake Edition Mejeng Pacific Place Mall SCBD

1 unit handphone merek realme C55, 1 (Satu) Buah sekop plastik, 1 buah dompet emas warna kuning, Uang tunai Rp250.000.

Wahyudi menerangkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan praktik peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut. 

"Kanit res kita Iptu Agus kurniawan sh bersama personil langsung gerak cepat melakukan penyelidikan dititik yang diinformasikan masyarakat ke kita" Ujar Kapolsek. 

Alhasil, Yadi als Pandir (41) warga Bayung Lincir ditangkap dikontrakan nomor 2 dengan barang bukti 2 paket sabu miliknya, Feriyadi (52) warga bayung Lincir dikontrakan nomor 4 dengan barang bukti 16 paket sabu, dan Sofian (41) warga sungai lilin dengan barang bukti 25 paket sabu dikontrakan nomor 4.

BACA JUGA:Hari Pertama Ramadhan, Warga Serbu Pasar Bedug di Masjid Agung Sungai Lilin

BACA JUGA:Awali Safari Ramadhan 1446 H, Gubernur Wagub Sumsel Sholat Isya dan Tarawih Berjamaah Dengan Ribuan Jemaah

Lokasi kontrakan penangkapan ketiga pelaku tersebut, sering dijadikan safe House untuk bertransaksi narkoba dengan para pelanggannya. 

"Saat ini para pelaku sudah kita limpahkan ke sat res narkoba untuk tindak lanjut pemeriksaan selanjutnya" Ujar wahyudi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: