Video Dugaan Ancaman Senjata Tajam di Puskesmas Cambai Prabumulih Viral, Dinkes Lakukan Penanganan
Video Dugaan Ancaman Senjata Tajam di Puskesmas Cambai Prabumulih Viral, Dinkes Lakukan Penanganan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam di lingkungan Puskesmas Cambai, Kota Prabumulih, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut memicu keprihatinan publik karena terjadi di fasilitas layanan kesehatan dan melibatkan seorang pegawai perempuan yang disebut-sebut merupakan aparatur sipil negara (ASN).
Dalam video yang beredar luas, tampak seorang perempuan masuk ke salah satu ruangan kantor puskesmas dan langsung mempertanyakan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum diterimanya. Situasi yang awalnya berupa percakapan kerja berubah menjadi tegang setelah ia mendapat penjelasan bahwa dana tersebut masih dalam proses dan perlu dikonfirmasi ke bagian keuangan.
Respons tersebut diduga memicu emosi. Perempuan itu terlihat meninggikan suara, melontarkan kata-kata kasar, serta mendesak penjelasan lebih lanjut kepada bendahara puskesmas dan pegawai lain yang berada di ruangan.
Ketegangan semakin meningkat ketika yang bersangkutan meluapkan amarah secara fisik. Dalam rekaman CCTV, ia terlihat menjatuhkan kursi plastik dan menunjuk wajah lawan bicaranya dengan sikap intimidatif. Beberapa pegawai tampak gelisah dan mulai menjaga jarak.
BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport 2026 Siap Lahir, Bukan Sekadar Facelift, Ini Bocorannya
BACA JUGA:Pj Sekda Muba: Tenaga Medis Garda Terdepan, RSUD Sekayu Diminta Tingkatkan Pelayanan Humanis
Situasi berubah mencekam saat perempuan tersebut diduga mengeluarkan sebilah pisau. Aksi itu membuat pegawai lain panik dan berusaha menjauh demi menghindari kemungkinan terburuk.
Insiden tersebut akhirnya dapat diredam setelah seorang pegawai laki-laki masuk ke ruangan dan berusaha menenangkan keadaan. Perempuan itu kemudian meninggalkan lokasi, sehingga kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban fisik.
Meski tidak ada pegawai yang terluka, peristiwa ini menuai reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan tersebut mencederai citra ASN dan bertentangan dengan nilai profesionalisme, terlebih dilakukan di lingkungan pelayanan kesehatan yang seharusnya menjamin rasa aman.
Menanggapi viralnya video tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listiano, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan tengah melakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Peringatan Hari Ibu ke-97 di Sumsel, Perempuan Diajak Aktif Berkontribusi Menuju Indonesia Emas 2045
“Kami sudah menerima laporan terkait insiden di Puskesmas Cambai. Saat ini sedang kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” ujarnya singkat.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius sekaligus pengingat pentingnya pengendalian emosi, komunikasi yang sehat, serta pembinaan berkelanjutan bagi aparatur negara agar lingkungan kerja, khususnya fasilitas pelayanan publik, tetap kondusif dan beretika.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: