Tol Trans Sumatera Ubah Peta Liburan Warga Sumsel, Libur Panjang, Wisata Lampung Diserbu Nopol BG
Tol Trans Sumatera Ubah Peta Liburan Warga Sumsel, Libur Panjang, Wisata Lampung Diserbu Nopol BG--
Pantai berpasir putih, spot snorkeling, hingga wisata lumba-lumba di Teluk Kiluan menjadi paket lengkap yang sulit ditolak.
Tak heran jika pelaku usaha wisata di Lampung mengakui peningkatan okupansi hotel dan homestay setiap akhir pekan.
BACA JUGA:Dikepung 4 Mega Tol, Sumsel Berubah Jadi Simpul Logistik Baru Sumatera
BACA JUGA:BSB Syariah Perkuat Ekosistem Ekonomi Pesantren, 650 Ponpes di Sumsel Jadi Mitra Strategis
“Kalau long weekend, tamu dari Palembang dan sekitarnya sangat dominan. Bisa dibilang nopol BG mendominasi parkiran,” ungkap salah satu pengelola penginapan di kawasan Pesawaran.
Lonjakan kunjungan ini berdampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, hingga jasa transportasi lokal di Lampung. Okupansi hotel meningkat signifikan, terutama di kawasan Bandar Lampung dan destinasi pantai di Pesawaran.
Fenomena ini menunjukkan bahwa konektivitas infrastruktur berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tujuan wisata.
Meski akses tol mempercepat mobilitas, pengendara tetap diimbau berhati-hati.
BACA JUGA:Prediksi Waktu Tempuh Medan–Jakarta, Ketika Tol Trans Sumatera Tersambung
Beberapa titik di ruas tertentu masih memerlukan perbaikan, sehingga kewaspadaan dan kepatuhan terhadap batas kecepatan menjadi kunci keselamatan perjalanan.
Sejak tersambungnya ruas Palembang–Lampung, pola perjalanan wisata masyarakat Sumsel berubah drastis.
Jika sebelumnya liburan identik dengan perjalanan jauh dan melelahkan, kini Lampung menjadi destinasi utama untuk liburan singkat yang praktis, cepat, dan tetap menyenangkan.
Tak berlebihan jika menyebut Tol Trans Sumatera telah membuka babak baru tren wisata warga Sumsel—di mana akhir pekan tak lagi dihabiskan di kota sendiri, melainkan di pesisir indah Lampung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: