Libur Imlek Dongkrak Mobilitas Sumatera Selatan–Lampung, Trafik Tol Terpeka Tembus 15.960 Kendaraan
Libur Imlek Dongkrak Mobilitas Sumatera Selatan–Lampung, Trafik Tol Terpeka Tembus 15.960 Kendaraan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID – Momentum long weekend jelang Hari Raya Imlek 2026 menjadi katalis lonjakan mobilitas di Jalur Tol Trans Sumatera.
Salah satu ruas yang mencatat peningkatan signifikan adalah Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung (Terpeka).
PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, sebanyak 15.960 kendaraan melintas di ruas tersebut selama periode libur panjang. Angka ini meningkat 16,39 persen dibandingkan trafik normal harian.
Kenaikan volume kendaraan dinilai sejalan dengan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat di koridor Lampung–Sumatera Selatan.
Baik untuk mudik singkat, kunjungan keluarga, maupun aktivitas ekonomi, ruas Terpeka menjadi jalur strategis penghubung dua provinsi.
Executive Vice President (EVP) PT Hutama Karya, Mardiansyah, menyebutkan bahwa secara kumulatif trafik harian di seluruh ruas tol yang telah beroperasi mencapai 120.944 kendaraan. Jumlah ini melonjak 21,34 persen dibanding kondisi normal.
“Lonjakan terjadi seiring momentum long weekend Imlek yang meningkatkan pergerakan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Tidak hanya Terpeka, sejumlah ruas lain di Sumatera Selatan juga mencatat tren serupa.
Ruas Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih (Palindra & Indraprabu) dilintasi 12.579 kendaraan atau naik 19,90 persen dari trafik normal.
Sementara itu, ruas Tol Betung-Tempino-Jambi khususnya Seksi Bayung Lencir–Tempino mencatat 9.131 kendaraan atau meningkat 42,76 persen.
Lonjakan tertinggi secara persentase terjadi di Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) dengan kenaikan 83,18 persen dan total 7.831 kendaraan.
Data ini menunjukkan bahwa periode libur Imlek tidak hanya berdampak pada wilayah perkotaan, tetapi juga memicu pergerakan lintas provinsi di berbagai ruas strategis JTTS.
Menghadapi peningkatan arus kendaraan, pengelola tol melakukan pemantauan intensif melalui optimalisasi gardu transaksi, kesiapan petugas lapangan, serta pengawasan di titik rawan kepadatan.
Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan saldo kartu elektronik mencukupi, mematuhi rambu serta batas kecepatan, dan memanfaatkan rest area jika merasa lelah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: