Tanpa Keluar Tol, Perjalanan di Sumsel Kini Lebih Ringkas Lewat Junction Palembang
Tanpa Keluar Tol, Perjalanan di Sumsel Kini Lebih Ringkas Lewat Junction Palembang--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Mobilitas antarwilayah di Sumatera Selatan kini semakin praktis.
Hutama Karya resmi mengoperasikan Junction Palembang mulai Jumat (3/4/2026) pukul 07.00 WIB, menghadirkan konektivitas langsung antar ruas tol tanpa perlu keluar gerbang.
Pengoperasian ini menjadi tonggak penting dalam integrasi jaringan jalan tol di wilayah Sumsel, khususnya di sekitar Kota Palembang. Kehadiran junction ini memungkinkan pengendara berpindah rute dengan lebih cepat dan efisien.
Langkah tersebut dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 167/KPTS/M/2026 yang menjadi dasar operasional.
BACA JUGA:Gaya Retro Makin Kuat, Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Baru yang Lebih Elegan
BACA JUGA:404 Gereja Dijaga, Pendekatan Humanis Jadi Kunci Sukses Pengamanan Jumat Agung di Sumsel
Pada tahap awal, tiga jalur utama mulai difungsikan, yakni Ramp 5 untuk rute Betung–Indralaya, Ramp 6 untuk jalur Betung–Palembang, serta Ramp 8 yang menghubungkan Palembang–Kayu Agung.
Plt EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa sistem koneksi langsung ini akan memangkas waktu tempuh sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.
“Pengguna jalan kini bisa berpindah antar ruas tol tanpa harus keluar terlebih dahulu. Ini membuat perjalanan menjadi lebih efisien dan praktis,” ujarnya.
Sebelumnya, beberapa ramp lain telah lebih dulu dioperasikan, melayani koneksi menuju Betung, Kayu Agung, Indralaya hingga Kramasan. Sementara dua jalur tambahan, yakni Ramp 4A dan Ramp 7, masih menunggu penyelesaian penuh ruas Tol Palembang–Betung.
BACA JUGA:Patroli Udara Ungkap Dampak Kebakaran, Pemkab Muba Dorong Legalisasi Lahan untuk Sumur Minyak Rakyat
Dengan dibukanya Junction Palembang, arus lalu lintas di kawasan ini diproyeksikan semakin lancar, terutama untuk perjalanan logistik dan mobilitas harian masyarakat.
Ke depan, integrasi ini diharapkan tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui distribusi barang dan jasa yang lebih efisien di Sumatera Selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: