71 Tahun Mengabdi, IIDI Palembang Tegaskan Peran Perempuan dalam Penguatan Kesehatan Keluarga

71 Tahun Mengabdi, IIDI Palembang Tegaskan Peran Perempuan dalam Penguatan Kesehatan Keluarga

71 Tahun Mengabdi, IIDI Palembang Tegaskan Peran Perempuan dalam Penguatan Kesehatan Keluarga--

HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) menjadi momentum penegasan peran perempuan dalam memperkuat kesehatan keluarga dan masyarakat. 

Mengusung tema “71 Tahun IIDI Bersatu Mewujudkan Pengabdian kepada Masyarakat”, kegiatan ini digelar oleh IIDI Cabang Palembang di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (28/1/2026).

Selama lebih dari tujuh dekade, IIDI konsisten hadir tidak hanya sebagai organisasi pendamping profesi dokter, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam berbagai kegiatan sosial, edukasi kesehatan, dan kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat.

Peringatan tersebut dihadiri Ketua BKOW Provinsi Sumatera Selatan Hj. Lidyawati, S.Hut., MM, Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp.OG, MARS, Ketua IDI Wilayah Sumsel dr. Abla Ghanie, Sp.THT(K), FICS, Ketua IIDI Cabang Palembang drg. Budi Asri Kawuryani, MM, Ketua IDI Kota Palembang Dr. dr. Yuli Kurniawati, Sp.DVE, Subsp. DKE, FINSDV, FAADV, serta jajaran pengurus IIDI.

BACA JUGA:Besi Jembatan Sungai Lilin Dipasang Ulang, Warga Minta Pengamanan Diperketat

BACA JUGA:Tol Trans Sumatera Lampung–Jambi Segera Tersambung Penuh, Waktu Tempuh Perjalanan Dipangkas Drastis

Ketua BKOW Sumsel Hj. Lidyawati menilai eksistensi IIDI sangat strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui sektor kesehatan dan sosial.

“IIDI telah membuktikan bahwa istri dokter bukan hanya pendamping, tetapi juga penggerak perubahan. Perannya nyata dalam edukasi kesehatan ibu dan anak, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong IIDI untuk terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi perempuan lain yang tergabung dalam BKOW Sumsel agar dampak pengabdian dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala menyampaikan bahwa kiprah IIDI sejalan dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan keluarga.

BACA JUGA:Wagub Sumsel Dorong LP Ma’arif NU Jadi Pilar Penguatan Pendidikan Berkualitas

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Dorong Solusi Konkret Penataan Palembang, Dari Sekolah Rakyat hingga Kawasan Kota Humanis

“Peran istri dokter sangat penting dalam menjaga stabilitas emosional dan mental dokter. Dukungan keluarga menjadi fondasi penting agar dokter dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, tekanan dan beban kerja profesi dokter yang tinggi membutuhkan keseimbangan antara kehidupan keluarga dan profesional, di mana peran istri menjadi kunci utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait