Kontrakan di Permukiman Disulap Jadi Basecamp Narkotika, Polisi Ungkap Peran Kurir hingga Pemasok

Kontrakan di Permukiman Disulap Jadi Basecamp Narkotika, Polisi Ungkap Peran Kurir hingga Pemasok

Kontrakan di Permukiman Disulap Jadi Basecamp Narkotika, Polisi Ungkap Peran Kurir hingga Pemasok--

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Sebuah rumah kontrakan di kawasan Tebing Sage, Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, yang semula tampak biasa, ternyata menyimpan aktivitas ilegal. Di balik pintunya, aparat kepolisian menemukan praktik penyimpanan sekaligus peredaran narkotika jenis sabu dan ganja.

Pengungkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat dalam operasi dini hari, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pria berinisial SM (23) diamankan di lokasi yang diduga menjadi titik distribusi narkotika di kawasan permukiman tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di beberapa sudut kontrakan. Untuk memastikan prosedur berjalan transparan, penggeledahan turut disaksikan perangkat desa setempat.

Polisi menyita tiga paket sabu seberat bruto 2,43 gram dan satu linting ganja seberat bruto 0,20 gram. Selain itu, ditemukan pula timbangan digital, plastik klip, serta telepon genggam yang diduga menjadi sarana komunikasi transaksi.

BACA JUGA:KRYD Pasca Lebaran, Polisi 'Saring' Truk ODOL di Gerbang Palembang

BACA JUGA:Honda CB350 Special Edition Hadirkan Rasa Klasik dengan Sentuhan Teknologi Modern

Kasus ini terungkap berkat laporan warga yang curiga dengan aktivitas keluar-masuk orang di lokasi tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif hingga akhirnya dilakukan penggerebekan.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku hanya bertugas menyimpan sekaligus mengedarkan barang haram tersebut. Ia menyebut narkotika itu berasal dari seorang pemasok berinisial T yang kini masih dalam pengejaran.

Kasat Resnarkoba Polres Lahat menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada satu pelaku. Penelusuran jaringan terus dilakukan untuk mengungkap aktor utama di balik peredaran narkotika tersebut.

“Pengembangan kasus terus berjalan. Kami fokus membongkar jaringan hingga ke tingkat pemasok,” ujarnya.

BACA JUGA:Polda Sumsel Pacu SDM Unggul: Loloskan Perwira ke S-2 STIK dan Ganjar Personel Berprestasi

BACA JUGA:Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Saat WFA, Bupati Muba Turun Langsung ke Puskesmas

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto menilai, kasus ini menjadi peringatan bahwa peredaran narkotika kini semakin menyusup ke lingkungan permukiman, termasuk memanfaatkan rumah kontrakan sebagai lokasi operasi.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku. Penindakan akan terus dilakukan untuk menjaga lingkungan tetap aman,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait