Cegah Penyalahgunaan Senpi, Polda Sumsel Perketat Audit Internal dan Disiplin Personel

Cegah Penyalahgunaan Senpi, Polda Sumsel Perketat Audit Internal dan Disiplin Personel

Cegah Penyalahgunaan Senpi, Polda Sumsel Perketat Audit Internal dan Disiplin Personel--

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Upaya mencegah potensi penyalahgunaan senjata api (senpi) di tubuh kepolisian terus diperkuat. Polda Sumatera Selatan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap ratusan senjata api dinas guna memastikan seluruh personel mematuhi aturan penggunaan secara ketat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, ini dipusatkan di gudang senjata api satuan kerja. Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan dari Bidpropam bersama fungsi logistik dengan menyasar berbagai jenis senjata api yang digunakan personel.

Dalam sidak tersebut, petugas tidak hanya memeriksa kondisi fisik senjata, tetapi juga kelengkapan administrasi seperti masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA), hingga kesesuaian data inventaris. Senjata api yang diperiksa meliputi jenis pistol seperti HS, Taurus, SIG, dan CZ P10S, serta senjata laras panjang seperti SS1-V5 dan SS2-V5.

Kabid Propam Polda Sumsel, Raden Azis Safiri, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada celah pelanggaran di lapangan.

BACA JUGA:Patroli Rutin Berbuah Besar, Polisi Ungkap Gudang Sabu 47 Paket di Rumah Petani OKU Timur

BACA JUGA:Respon Cepat, Damkar Muba Jinakkan Api di Atap Rumah Warga Sekayu

“Penggunaan senjata api adalah tanggung jawab besar. Setiap personel wajib memenuhi standar administrasi dan kemampuan. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran,” tegasnya.

Sidak ini juga menjadi bagian dari implementasi regulasi internal Polri, termasuk pengawasan melekat terhadap personel dalam penggunaan senjata api dinas. Dengan pengawasan berkala, institusi memastikan setiap senjata berada dalam kondisi siap pakai sekaligus aman secara prosedural.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyebut langkah ini sebagai bagian dari penguatan program Presisi Polri yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Menurutnya, pengawasan internal yang ketat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga profesionalisme anggota di lapangan.

BACA JUGA:Gaya Retro Makin Kuat, Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Baru yang Lebih Elegan

BACA JUGA:Suzuki GSX-R1000R 2026 Bangkit dari Tidur Panjang, Superbike Legendaris Kini Lebih Buas dan Canggih

Melalui audit senjata api ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga disiplin personel serta memastikan seluruh penggunaan kekuatan dilakukan secara terukur, sah, dan bertanggung jawab demi keamanan publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait