Namun, hingga saat ini belum ada pembatasan yang dilakukan.
BACA JUGA:Pencuri Santroni Salah Satu PH di Jakarta Timur, Bawa Kabur Peralatan Senilai Ratusan Juta Rupiah
BACA JUGA:Video Tidak Senonoh Seret Bendera Partai, Ternyata Sudah Dua Minggu Beredar
Sejauh ini konsumen pengguna Pertalite sudah diminta mendaftarkan kendaraannya ke laman subsiditepat.mypertamina.id.
Setelah mendaftar, konsumen akan mendapatkan QR Code yang bisa digunakan untuk bertransaksi di SPBU Pertamina.
Pertamina sebagai penyalur Pertalite sudah melakukan uji coba pembatasan pengisian BBM bersubsidi tersebut sejak September 2022.
Saat ini pengendara roda empat dijatah beli Pertalite 120 liter per hari.
BACA JUGA:8 Tahun, Tuntutan JPU Terhadap Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Terlalu Ringan
Pertamina juga sudah memiliki mekanisme bila konsumen membeli BBM melebihi jatah yang ditentukan.
Bila mobil sudah mengisi Pertalite 120 liter per hari, maka sistem di SPBU otomatis akan mengunci.
Dengan begitu, BBM tidak bisa lagi tersalurkan ke mobil.
Kuota 120 liter per hari untuk mobil itu sudah terbilang banyak.
BACA JUGA:Kabar Gembira, Kemenag Perpanjang Rekrutmen Petugas Kloter dan Petugas Haji 2023
Rata-rata tangki mobil pengguna Pertalite sebesar 40 liter.