2. Jaga Kelembaban Rumah
Pertahankan kelembaban di dalam rumah pada tingkat yang sehat dengan menggunakan pengering udara atau kipas angin.
Kelembaban yang terlalu tinggi dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri, sementara kelembaban yang terlalu rendah dapat mengeringkan kulit dan selaput lendir.
BACA JUGA:Ibu dan Anak Warga Lais Diamankan Polisi, Diduga Geluti Bisnis Narkoba
BACA JUGA:3 Variasi Resep Nasi Goreng yang Bisa Anda Coba di Rumah
3. Perbaiki Saluran Pembuangan
Pastikan saluran pembuangan di sekitar rumah berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat.
Saluran yang tersumbat dapat menyebabkan genangan air, yang dapat menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk dan serangga lainnya, serta meningkatkan risiko terkena banjir di dalam rumah.
4. Gunakan Tempat Sampah yang Tertutup
Gunakan tempat sampah yang tertutup rapat untuk mencegah penumpukan sampah di dalam rumah.
BACA JUGA:Crane Grader Pembangunan Flyover Ambruk, Timpa Babaranjang, Arus Lalu Lintas Terganggu
BACA JUGA:Berhasil Kendalikan Inflasi, Tim Evaluator Kemendagri Akui Kinerja Apriyadi Sudah Sangat Baik
Penumpukan sampah dapat menjadi tempat berkembang biak bagi serangga dan hama, serta meningkatkan risiko terkena penyakit dan kontaminasi.
5. Tetap Disiplin dalam Membersihkan Tumpahan Air
Jika terjadi tumpahan air di dalam rumah, segera bersihkan dan keringkan area tersebut untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.
Gunakan lap kering atau vakum untuk menyerap air sebanyak mungkin, lalu biarkan area tersebut kering secara alami atau gunakan pengering udara.