Meta Siapkan AI Generatif Avocado, Sinyal Perubahan Strategi Hadapi OpenAI dan Google

Jumat 02-01-2026,13:48 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Meta Platforms Inc. dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) global. 

Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu disebut sedang mengembangkan model AI generatif terbaru dengan nama sandi Avocado, yang diproyeksikan menjadi penerus Llama, model AI open source andalan Meta selama ini.

Jika terealisasi, Avocado akan menandai perubahan arah strategi Meta. Berbeda dengan Llama yang dirilis secara terbuka dan banyak dimanfaatkan oleh komunitas pengembang, Avocado disebut-sebut hanya akan digunakan secara internal dan tidak dilepas sebagai open source.

Keputusan tersebut mengindikasikan Meta ingin menjaga teknologi inti mereka agar tetap eksklusif, terutama di tengah persaingan ketat dengan raksasa AI lain seperti OpenAI dan Google.

BACA JUGA:Review Lengkap Toyota Kijang Super 2026: Tampil Lebih Modern, Nyaman, dan Siap Jadi Andalan Keluarga

BACA JUGA:Pemuda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit Lais Muba, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Dengan mengembangkan model tertutup, Meta berpotensi mengontrol penuh performa, integrasi, serta pengembangan lanjutan AI di seluruh ekosistem produknya.

Langkah ini juga mempertegas ambisi Meta untuk lebih agresif dalam perlombaan teknologi AI, setelah sebelumnya dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan potensi model open source.

Tak berhenti pada pengolahan teks, Meta dikabarkan juga tengah mengembangkan model AI generatif multimodal yang mampu menciptakan gambar dan video. Model ini dijadwalkan meluncur pada paruh pertama hingga pertengahan 2026, dengan kemampuan yang diklaim setara dengan teknologi milik kompetitor terdepan di industri.

Jika seluruh rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, tahun 2026 berpotensi menjadi momentum di mana Meta benar-benar “all in” di sektor AI, menjadikan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama pengembangan produknya.

BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Facelift 2026 Tampil Lebih Garang, Teknologi Kian Canggih

BACA JUGA:Toyota Kijang Super 2026 Siap Bangkit, Usung Desain Modern dan Teknologi Keluarga Masa Kini

Perombakan strategi ini tak lepas dari evaluasi terhadap performa Meta AI yang telah lebih dulu diintegrasikan ke Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Meski tersedia luas, layanan tersebut dinilai belum mampu menarik perhatian pengguna secara signifikan dan kerap dianggap kurang responsif dibandingkan chatbot AI pesaing.

Kritik dari pengguna dan pengamat teknologi inilah yang disebut mendorong Meta untuk memperkuat teknologi inti mereka melalui pengembangan model baru yang lebih canggih dan kompetitif.

Kini, perhatian industri teknologi global tertuju pada Avocado. Banyak pihak menanti apakah model AI generatif terbaru Meta ini benar-benar mampu menjawab tantangan dan membawa perusahaan kembali menjadi pemain dominan dalam perlombaan kecerdasan buatan dunia.

Kategori :