Viral di Instagram, Belasan Pemuda Asal Sumsel Mengaku Terjebak di Kamboja dan Minta Dipulangkan

Rabu 18-02-2026,06:16 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumsel, H Indra Bangsawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel untuk memastikan data.

BACA JUGA:Baru Sehari Dibuka, Jembatan Penghubung 2 Desa di Ogan Ilir Ambruk Lagi, Warga Nyaris Terseret Arus

BACA JUGA:60 Lapak Pasar Bedug Sungai Lilin Siap Ramaikan Ramadan 2026 di Halaman Masjid Agung Darusallam

“Kami masih mendalami apakah ada warga Sumsel yang termasuk dalam informasi yang beredar di media sosial tersebut,” jelas Indra.

Ia menambahkan, pada 5 Februari 2026 lalu tercatat sebanyak 13 pekerja migran asal Sumsel telah dipulangkan dari Kamboja ke Indonesia dengan fasilitasi BP3MI.

Berdasarkan data sementara, 13 Pekerja Migran Indonesia (PMI) diterbangkan dari Singapura ke Palembang menggunakan pesawat Scoot dan tiba di Bandara Internasional SMB II Palembang pukul 06.05 WIB.

Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan warga Sumsel dan satu orang warga Bengkulu. 

BACA JUGA:Royal Enfield Bear 650 Resmi Hadir di Indonesia, Scrambler Retro 648 cc Bertuah Sejarah Balap Gurun

BACA JUGA:Terdampak Pembangunan Tol Betung–Jambi, HKI Perbaiki Jalan Sungai Lilin–Keluang

Mayoritas laki-laki, dengan latar belakang pekerjaan beragam. 

Sebagian besar tercatat bekerja sebagai scammer, sementara lainnya mengaku bekerja di restoran, rumah makan, hingga barbershop.

Namun, status kepulangan mereka tercatat habis kontrak kerja.

Disnakertrans Sumsel juga berencana menggelar rapat koordinasi bersama Polda Sumsel dan BP3MI untuk memastikan apakah ada keterkaitan antara 13 PMI yang sudah dipulangkan dengan video viral tersebut.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Arus Lalu Lintas di Jalintim Sekitar Pasar Sungai Lilin Terjadi Kemacetan

BACA JUGA:Pemkab Muba Gandeng BKPRMI dan BAZNAS, Perkuat Peran Guru Ngaji Tangkal Radikalisme Sejak Dini

Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza, menyatakan pihaknya masih menelusuri identitas orang-orang dalam video tersebut.

Kategori :