Duka di Tengah Lelang Sekda Muba, Solidaritas Peserta Menguat di Rumah Duka

Jumat 20-02-2026,17:24 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

Di tengah tanggung jawab sebagai pejabat publik dan peserta seleksi jabatan tinggi, ia harus menghadapi duka personal yang mendalam.

BACA JUGA:Polsek Sanga Desa Cukur Rambut Gratis Siswa SDN Ngunang, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

BACA JUGA:Daftar Tol di Sumsel, Ubah Waktu Perjalanan Warga, dari 8 Jam Jadi Hitungan Menit

Kehadiran rekan-rekan sejawat di rumah duka menjadi simbol kuat bahwa solidaritas di lingkungan Pemkab Muba tetap terjaga. 

Momen tersebut memperlihatkan bahwa nilai kekeluargaan masih menjadi fondasi dalam birokrasi daerah.

Seleksi Sekda memang tentang kompetensi, integritas, dan kepemimpinan. Namun peristiwa ini menunjukkan sisi lain: empati dan kebersamaan.

Di tengah proses yang penuh tekanan dan harapan, duka yang datang justru mempererat hubungan antarpeserta. Kompetisi untuk satu jabatan berubah menjadi panggung solidaritas.

BACA JUGA:Hari Pertama Ramadan, Pasar Bedug Sungai Lilin Diserbu Warga Berburu Takjil

BACA JUGA:5 Kota di Sumsel Paling Beruntung Dilintasi Jalan Tol, Palembang Jadi Titik Paling Strategis

Bagi masyarakat Musi Banyuasin, momen ini menjadi cermin bahwa di balik dinamika pemerintahan, para pejabatnya tetaplah manusia—yang merasakan kehilangan, membutuhkan dukungan, dan saling menguatkan dalam suasana paling sunyi sekalipun.

Kategori :