Overpass Batubara Bayung Lencir Resmi Dimulai, Era Baru Transportasi Logistik di Muba

Rabu 25-02-2026,21:49 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Upaya penataan angkutan batubara di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memasuki babak baru. 

Pemerintah Kabupaten Muba bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi memulai pembangunan overpass (jalan layang) khusus angkutan batubara milik PT Musi Mitra Jaya (MMJ) di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Rabu (25/02/2026).

Peresmian pembangunan ditandai dengan groundbreaking yang dihadiri langsung oleh Bupati Muba Toha Tohet dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. 

Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan dan menekan polusi debu akibat lalu lintas kendaraan tambang di jalur lintas timur.

BACA JUGA:Kejar hingga OKU Timur, Komplotan Perampok Penumpang Travel di Sumsel Dibekuk

BACA JUGA:Galaxy A07 5G 2026 Disinyalir Naik Kelas, Samsung Siapkan Senjata Baru di Segmen Mid-Range

Overpass tersebut dirancang sebagai bagian dari sistem jalur logistik mandiri perusahaan, sehingga truk batubara tidak lagi melintasi jalan nasional dan berpotensi menyebabkan antrean panjang. 

Skema zero crossing atau tanpa perlintasan sebidang diyakini mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).

Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa pembangunan ini bukan semata proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk mengembalikan kenyamanan masyarakat Bayung Lencir.

“Investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat. Aktivitas tambang tidak boleh mengorbankan kesehatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

BACA JUGA:Puluhan Siswa Dari Kecamatan Sungai Lilin Berjuang Lolos Seleksi Paskibra Muba 2026

BACA JUGA:Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Akan Dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang

Selain kemacetan, persoalan debu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Aktivitas kendaraan bertonase besar selama ini dikeluhkan warga karena berdampak pada kesehatan serta menurunkan produktivitas kebun sawit di sekitar jalur operasional.

Dengan adanya jalur khusus, diharapkan polusi dapat ditekan signifikan. Pemkab Muba juga meminta perusahaan konsisten menerapkan standar lingkungan agar aktivitas industri tetap ramah terhadap masyarakat sekitar.

Gubernur Herman Deru mengapresiasi langkah cepat Pemkab Muba dalam menghadirkan solusi konkret atas persoalan ODOL yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah. 

Kategori :