Beberapa Pemerintah Daerah Kehabisan Anggaran, PPPK 2021 Nasibnya Terancam

Ilustrasi--
HARIANMUBA.COM,- Beberapa Pemerintah daerah di Indonesia saat ini kehabisan dana, hal ini mengancam nasib PPPK 2021.
Dengan kehabisan anggaran tersebut beberapa pemerintah daerah kesulitan memperpanjang kontrak kerja PPPK 2021.
Informasinya PPPK 2021 baik tahap 1 ataupun 2 banyak yang dikontrak hanya satu tahun.
Mereka yang sudah dikontrak lima tahun pun, pemerintah daerahnya pun kebingungan memenuhi gaji PPPK gurunya.
BACA JUGA:Indonesia Dalam Ancaman El Nino, Ini Dampak Bagi Tanaman Sawit
Kabar terancamnya PPPK 2021 ini dibenarkan oleh Pengurus pusat Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) Fulkan Gaviri.
Ia mengungkapkan sudah mendapatkan informasi serupa saat beraudiensi dengan Pemkab Lampung Selatan.
"Kami dengar langsung dari Pak Sekda Kab.Lampung Selatan yang khawatir dana alokasi umum (DAU) untuk gaji PPPK tidak akan ditransfer untuk tahun-tahun ke depannya," ungkap Fulkan dikutip dari JPNN.com, Sabtu (29/4).
Pernyataan sekda tersebut lanjut Fulkan, berkaca dari pengalaman formasi PPPK 2021 tahap 1 dan 2.
Ternyata yang sudah diberikan SK PPPK hanya ditransfer satu tahun saja lewat DAU 2022.
BACA JUGA:Desa Bumi Kencana Gelar Tasyakuran HUT Desa Ke-42, Acara Berlangsung Khidmad
BACA JUGA:Ternyata Ada 2 Warga Musi Banyuasin di Sudan, PJ Bupati Muba Ungkap Begini
Itu sebabnya ujar Fulkan, Pemda kesulitan untuk mengakomodasi semua guru lulus PG PPPK 2021 yang tidak ada formasinya di PPPK 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: