Aksi Curanmor Terekam CCTV di Pipa Reja Palembang, Warga Resah dan Minta Patroli Ditingkatkan
Aksi Curanmor Terekam CCTV di Pipa Reja Palembang, Warga Resah dan Minta Patroli Ditingkatkan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, kejadian berlangsung di kawasan Jalan Pipa, Simpang Lima, Lebong Siarang, Kecamatan Sukarami, pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan videonya viral di grup-grup ojek online serta media sosial.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat dua pria tak dikenal melakukan aksi pencurian. Salah satu pelaku mengenakan jas hujan plastik warna kuning, dan rekannya menggunakan jas warna biru. Mereka datang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio hitam.
Modus operandi pelaku tergolong nekat. Mereka menggunakan kunci leter T untuk membobol pagar besi setinggi dua meter, lalu menyasar sebuah motor Honda Vario merah yang terparkir di dalam rumah. Saat berusaha mendorong keluar motor curian, pelaku sempat terjatuh karena roda depan terpasang gembok cakram. Namun mereka kembali, membuka paksa gembok tersebut, dan berhasil membawa kabur motor yang disebut baru saja lunas dari cicilan.
“Informasinya tersebar cepat lewat grup ojek online. Meskipun belum jelas siapa korban pastinya, kami tetap bantu menyebarkan untuk pencarian,” kata Adi, salah satu anggota komunitas ojek online.
BACA JUGA:Feby Deru Dorong Kader PKK Jadikan Pengajian Sebagai Wadah Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
BACA JUGA:Bupati Muba Tegaskan Sinergi Hadapi Karhutbunlah: Perusahaan Wajib Patuh Permen No. 6 Tahun 2025
Pesan berantai yang beredar turut menyebutkan ciri kendaraan hilang, lengkap dengan nomor polisi dan lokasi kejadian di dekat SPBU Pipa Reja, Kelurahan Sukabangun.
Lebih miris lagi, lokasi ini disebut-sebut tidak jauh dari TKP curanmor bersenjata api yang beberapa waktu lalu menimbulkan korban luka tembak.
Lurah Sukabangun, M. Reza Prawira, mengaku prihatin atas maraknya aksi curanmor di wilayahnya. Ia menyebut dalam satu pekan bisa terjadi hingga empat kasus kehilangan motor.
“Kondisi ini sangat meresahkan. Kami berharap patroli dari aparat kepolisian bisa lebih ditingkatkan, karena pelaku makin berani dan kejadian terjadi berulang,” tegas Reza.
BACA JUGA:Hadiri Ngaben Massal di OKI, Gubernur Herman Deru Ajak Lestarikan Budaya sebagai Perekat Bangsa
Menanggapi keresahan warga, Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johanes Bangun, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat.
“Kami respons cepat setiap laporan warga. Jangan ragu melapor. Untuk para pelaku kejahatan, kami tidak akan beri toleransi,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: