Sumsel Jadi Provinsi dengan Infrastruktur Terbaik Kedua di Sumatera, Herman Deru: Fondasi untuk Ekonomi Kuat
Sumsel Jadi Provinsi dengan Infrastruktur Terbaik Kedua di Sumatera, Herman Deru: Fondasi untuk Ekonomi Kuat--
HARIANMUBA.DISWAY.ID – Provinsi Sumatera Selatan kembali mencatat prestasi nasional. Lembaga pemeringkat berbasis data, Good Stats, menempatkan Sumsel pada peringkat ke-7 nasional untuk kualitas pembangunan infrastruktur 2025. Posisi ini sekaligus menjadikan Sumsel sebagai provinsi dengan infrastruktur terbaik kedua di Pulau Sumatera, hanya kalah tipis dari Sumatera Utara.
Dalam daftar tersebut, dominasi masih dipegang provinsi di Pulau Jawa, dengan Jawa Timur di posisi pertama (4,51), disusul DKI Jakarta (4,37), dan Jawa Barat (4,07). Sementara Sumsel memperoleh skor 3,63, mengungguli sejumlah provinsi besar lain seperti Sulawesi Selatan, Bali, dan Lampung.
Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa pembangunan infrastruktur telah menjadi prioritas utama pemerintah provinsi.
“Kita membangun infrastruktur bukan hanya untuk estetika, tetapi sebagai fondasi mempercepat perekonomian, memperkuat konektivitas, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.
BACA JUGA:Polres Muba Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Ulak Embacang, 1.200 Karung Beras Ludes Terjual
BACA JUGA:Wabup Rohman Minta BUMD dan OPD di Muba Proaktif Dukung Pemeriksaan BPK
Data Bappeda menunjukkan peningkatan signifikan kualitas jalan provinsi sejak 2018. Jalan mantap yang sebelumnya 61,22% kini melonjak hingga 93,94% hanya dalam tiga tahun. Bahkan, meski pandemi Covid-19 sempat melanda, pembangunan jalan tetap berlanjut di berbagai daerah.
Salah satu terobosan besar adalah pembangunan jalur Musi Rawas–Lubuklinggau–Muratara menuju Palembang. Jika sebelumnya butuh 7–8 jam perjalanan, kini cukup ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam. Peresmian ruas jalan Simpang Semambang – Cecar SP 9 – Simpang Kulim pada 2023 juga menjadi momentum penting yang membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Menurut Good Stats, penilaian tidak hanya didasarkan pada panjang jalan, tetapi juga efektivitasnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Hal ini membuat capaian Sumsel dinilai sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan.
Infrastruktur yang semakin baik berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang dan jasa, akses pendidikan dan kesehatan, hingga meningkatnya minat investasi. Ke depan, Pemprov Sumsel akan melanjutkan program “Infrastruktur Tuntas Merata”, dengan fokus pembangunan tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di pelosok desa dan wilayah perbatasan.
BACA JUGA:Tol Palembang–Betung Seksi 3 Bikin Perjalanan 45 Menit Jadi Cuma 10 Menit, Begini Faktanya
BACA JUGA:Pembangunan Jalan Lingkar Sungai Lilin Dimulai, Jadi Solusi Atasi Kemacetan Jalintim
Dengan keberhasilan ini, Sumsel menegaskan posisinya sebagai salah satu provinsi dengan daya saing tinggi di luar Jawa.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi bukti bahwa pembangunan di Sumsel benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Herman Deru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: