Cetak SDM Migas Berdaya Saing Global, 15 Pemuda Muba Digembleng di PPSDM Migas Cepu

Cetak SDM Migas Berdaya Saing Global, 15 Pemuda Muba Digembleng di PPSDM Migas Cepu

Cetak SDM Migas Berdaya Saing Global, 15 Pemuda Muba Digembleng di PPSDM Migas Cepu--

HARIANMUBA DISWAY.ID– Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul kembali diwujudkan melalui pengiriman 15 generasi muda terbaik untuk mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas) di PPSDM Migas Cepu, Jawa Tengah.

Program strategis ini resmi dimulai pada Senin, 19 Januari 2026, dan dibuka langsung oleh Kepala PPSDM Migas, Waskito, di Aula Lantai 3 Wing Barat PPSDM Migas. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari gelombang pertama tahun 2026 yang diikuti peserta dari berbagai daerah penghasil migas di Indonesia.

Dalam sambutannya, Waskito menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri migas yang semakin menuntut tenaga kerja profesional, berkompetensi tinggi, serta memiliki standar keselamatan kerja (K3) yang mumpuni.

“Peserta tahun ini berasal dari sembilan daerah strategis. Kami ingin memastikan lulusan PPSDM Migas tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga siap bersaing di industri migas nasional maupun global,” ujarnya.

BACA JUGA:Program Peralihan Listrik MEP ke PLN di Desa Berlian Makmur Masih Terkendala Material

BACA JUGA:Pasang Besar Sungai Dawas Rendam Empat Dusun di Pinang Banjar, Ratusan KK Terdampak

Pada gelombang pertama ini, Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 15 orang. Jumlah tersebut mengungguli daerah lain, sekaligus menjadikan Muba sebagai salah satu kabupaten dengan kontribusi SDM terbesar dari Provinsi Sumatera Selatan, bersama Kabupaten Muara Enim dan Ogan Ilir.

Kelima belas peserta asal Muba akan mengikuti tiga konsentrasi keahlian utama, meliputi K3 Migas Tingkat Operator, Juru Las (Welding), serta Scaffolding Tingkat Operator Dasar, yang masing-masing diikuti oleh lima peserta.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa keikutsertaan peserta Muba dalam pelatihan ini merupakan bagian dari strategi besar daerah untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Kalian adalah delegasi terpilih. Dunia migas tidak memberi ruang bagi yang setengah-setengah. Disiplin, kompetensi, dan integritas adalah kunci. Serap ilmu sebaik mungkin agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

BACA JUGA:IKAGAMASS Gelar InTO UGM 2026, Bantu Pelajar Sumsel Hadapi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

BACA JUGA:Disnakertrans Muba Tekankan Tahapan Anjuran sebagai Solusi Adil Perselisihan Hubungan Industrial

Ia menambahkan, program ini sejalan dengan visi Muba Maju Lebih Cepat yang diusung Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap pakai dan berdaya saing tinggi.

Menutup arahannya, Herryandi Sinulingga turut menyemangati para peserta dengan pantun yang sarat pesan motivasi, agar menjaga nama baik daerah dan keluarga serta mampu menjadi agen perubahan di sektor energi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: