Lonjakan Wisata Lebaran di Sumsel Dipantau Ketat, Risiko Tersembunyi Jadi Perhatian Polisi

Lonjakan Wisata Lebaran di Sumsel Dipantau Ketat, Risiko Tersembunyi Jadi Perhatian Polisi

Lonjakan Wisata Lebaran di Sumsel Dipantau Ketat, Risiko Tersembunyi Jadi Perhatian Polisi--

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Lonjakan kunjungan ke destinasi wisata selama libur Lebaran di Sumatera Selatan tak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga menyimpan potensi kerawanan yang kini menjadi fokus perhatian aparat kepolisian.

Melalui Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel melakukan pemantauan intensif terhadap lebih dari 80 objek wisata dan pusat keramaian di 17 kabupaten/kota, Senin (23/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap aman di tengah tingginya mobilitas liburan.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah titik mengalami lonjakan signifikan, terutama di kawasan perkotaan. Pusat perbelanjaan seperti PTC Mall Palembang, Palembang Square Mall, hingga Citimall Lahat menjadi magnet utama masyarakat, dengan jumlah pengunjung mencapai ribuan orang dalam sehari.

Tak hanya itu, destinasi wisata alam juga dipadati pengunjung, mulai dari kawasan Danau Ranau di OKU Selatan, Danau Aur di Musi Rawas, hingga berbagai objek wisata pegunungan di Pagar Alam.

BACA JUGA:Layanan Kesehatan di Exit Tol Celikah Jadi Andalan Pemudik, Ambulans Siaga 24 Jam

BACA JUGA:Polda Sumsel Siaga Puncak Arus Balik, Arahan Kapolri Langsung Diimplementasikan di Lapangan

Di balik ramainya kunjungan tersebut, aparat mendeteksi sejumlah potensi risiko yang perlu diwaspadai. Kemacetan menuju lokasi wisata, aksi pencurian di area parkir, hingga kecelakaan di lokasi wisata air dan alam menjadi ancaman yang muncul seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.

Risiko di wisata air menjadi perhatian khusus, terutama potensi tenggelam pada anak-anak yang kurang dalam pengawasan. Sementara di kawasan alam seperti air terjun dan perbukitan, jalur licin dan medan terjal dinilai rawan menyebabkan kecelakaan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pola pengamanan dilakukan berbasis hasil analisis intelijen sehingga lebih terarah dan efektif.

“Setiap potensi kerawanan kami petakan lebih awal. Dengan pendekatan berbasis data, pengamanan bisa dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.

BACA JUGA:Puncak Arus Balik di Tol Palembang–Kayuagung Tembus 21 Ribu Kendaraan, Layanan Diperkuat

BACA JUGA:Teror Dini Hari di Palembang: Rumah Warga Dilempar Botol Berisi Bahan Terbakar, Polisi Kejar Pelaku

Sebagai langkah antisipasi, personel kepolisian disiagakan di titik-titik rawan, disertai peningkatan patroli dan koordinasi dengan pengelola destinasi wisata. Petugas juga aktif memberikan imbauan langsung kepada pengunjung terkait keselamatan dan kewaspadaan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin kenyamanan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: