Selain itu juga karena kondisi cuaca yang ekstrim (musim hujan) yang berdampak pada kelembaban udara yang tinggi.
Serta kerapatan jarak tanam yang menyebabkan tanaman kurang memperoleh asupan sinar matahari, dan ketersediaan patogen di kebun.
Kalau kondisi ini tidak segera ditangani maka akan berdampak terhadap hasil produksi.
BACA JUGA:Pastikan Layanan Publik Berjalan Dengan Baik, Pj Bupati Muba Sidak Layanan Publik
Untuk upaya pencegahan yang bisa dilakukan yaitu melakukan sanitasi lingkungan dan kastrasi.
Yang dilakukan di awal pembentukan buah dengan benar, manajemen rotasi (prunning) untuk mengurangi kelembaban.
Serta melakukan sanitasi dengan membuang seluruh bunga pascaantesis dan buah yang sudah busuk.
Hal ini agar tidak terkontaminasi terhadap buah pada tanaman kelapa sawit lain.
BACA JUGA:Bahaya Biarkan Anak Main HP Sambil Tiduran, Bisa Bikin Mata Rabun Permanen
BACA JUGA:Ternyata Memelihara Burung Kutilang Bisa Meningkatkan Kualitas Udara
Upaya pengendalian ini juga bisa dilakukan dengan pemberian fungisida.
Kalau tingkat serangan jamur Marasmius palmivorus ini sudah melebihi ambang batas kritis yaitu 50 persen dari luas areal tanam.
Nah itulah tadi penyebab tandan buah kelapa sawit busuk, semoga informasi ini bisa bermanfaat.