Ia menyebut pendekatan promotif, preventif, hingga implementatif akan dijalankan sesuai petunjuk pelaksanaan terbaru.
BACA JUGA:Jembatan Tol Musi V Sudah Tersambung, Jadi Jembatan Tol Terpanjang di Atas Sungai di Indonesia
BACA JUGA:Toyota Kijang Super 2026 Shine Black Hadir Lebih Mewah, Perpaduan Legenda dan Teknologi Modern
“Kami mendorong perusahaan di Musi Banyuasin untuk memanfaatkan inovasi digital dalam pemantauan K3, mengingat risiko kerja saat ini semakin kompleks,” ujarnya.
Mengacu pada Kepmenaker Nomor 4 Tahun 2026, Bupati Muba menekankan sejumlah agenda penting yang harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, di antaranya peningkatan kompetensi personel K3, pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian lingkungan kerja secara berkala, serta penguatan edukasi K3 bagi pekerja muda, UMKM, dan pekerja berbasis platform digital.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja juga dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Bupati Toha Tohet turut mengingatkan pentingnya disiplin pelaporan seluruh rangkaian kegiatan Bulan K3. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi berjenjang dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan nasional ke depan.
BACA JUGA:All New Daihatsu Ayla 2026 Tampil Lebih Berani, Mobil LCGC Kini Tak Lagi Terlihat Murah
BACA JUGA:Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur, Kini Hybrid dan Lebih Modern untuk Keluarga Indonesia
“Dengan komitmen bersama, saya optimistis Musi Banyuasin dapat menjadi barometer daerah dengan budaya K3 terbaik di Sumatera Selatan,” pungkasnya.