“Memang benar kejadian itu, dan informasinya sudah heboh di kalangan warga Lalan,” ujarnya.
BACA JUGA:Bupati Toha Tohet Resmikan Masjid Al Ikhlas Karang Anyar, Simbol Gotong Royong dan Keikhlasan Warga
BACA JUGA:Disnakertrans Muba Sukses Mediasi Sengketa PHK, Hak Pekerja dan Kepastian Usaha Sama-Sama Terjaga
Insiden ini menambah panjang daftar kekhawatiran masyarakat terkait lambannya kejelasan pembangunan Jembatan Lalan.
Warga menilai, kejadian berulang seperti ini seharusnya menjadi alarm bagi pihak terkait untuk segera mengambil langkah tegas.
Jembatan Lalan selama ini dinantikan sebagai akses vital yang akan memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Lalan dan sekitarnya.
Masyarakat berharap insiden senggolan tongkang ini tidak dibiarkan berlalu tanpa tindak lanjut yang jelas, baik dari sisi pengamanan alur sungai maupun percepatan realisasi pembangunan jembatan.
BACA JUGA:Pemkab Muba Terapkan Sistem Kerja ASN Modern, Dorong Birokrasi Lincah dan Kolaboratif
BACA JUGA:Pemkab Muba Dorong Reforma Agraria, Pelepasan HPK Nonproduktif Jadi Solusi Legalitas Lahan Warga
“Warga sangat berharap pembangunan jembatan ini bisa segera dilanjutkan dan diselesaikan,” ungkap Indra.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai langkah lanjutan pasca-insiden tersebut.