Distribusi komoditas unggulan seperti karet dan kelapa sawit akan lebih efisien, sementara biaya logistik diproyeksikan turun signifikan. Jalur ini juga menjadi alternatif utama kendaraan berat lintas provinsi.
3. Tol Simpang Indralaya–Muara Enim
Menghubungkan kawasan industri dan tambang batu bara di Muara Enim, ruas ini memperkuat arus distribusi energi dan hasil tambang ke pelabuhan.
Dampaknya, sektor industri di wilayah tengah Sumsel akan semakin kompetitif.
4. Tol Lubuklinggau–Curup–Bengkulu
BACA JUGA:Mudik 2026 Lebih Singkat, Tol Palembang–Betung Dikebut, Dari 3 Jam Jadi 1 Jam
BACA JUGA:Pemkab Muba Kebut Program PPTPKH, Ribuan Lahan Warga Ditargetkan Berstatus Legal Akhir Februari 2026
Ruas strategis yang membuka akses Sumsel ke pesisir barat Sumatera.
Selain memperlancar distribusi kopi dan komoditas Bengkulu, jalur ini juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lintas provinsi.
Dengan percepatan pembangunan infrastruktur ini, Sumsel menargetkan pertumbuhan ekonomi menembus angka 6 persen.
Jika terealisasi, provinsi ini berpotensi menjadi simpul logistik utama yang menghubungkan wilayah selatan hingga barat Pulau Sumatera.
BACA JUGA:Mudik 2026 Tanpa Drama Macet? Tol Palembang–Betung Siap Jadi Penyelamat Jalintim Palembang–Jambi
BACA JUGA:Muspar IX BKOW Sumsel 2026, GOW Muba Dorong Perempuan Lebih Aktif di Legislatif hingga Eksekutif
Perubahan ini tidak hanya berdampak pada sektor industri dan perdagangan, tetapi juga membuka peluang investasi baru serta menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah seperti Muara Enim dan Lubuklinggau.