Ternyata Ini Penyebab DPRD Lubuk Linggau Belum Berikan Dukungan Tertulis Untuk Sumsel Barat

Ilustrasi--
Sehingga, ketika proses verifikasi dimulai, usulan sudah masuk dan tinggal melengkapi data-data yang diperlukan.
“Walaupun prosesnya mungkin tidak mudah, dukungan DPRD dan Pemkab/Pemkot menjadi dorongan bagi cita-cita pemekaran Provinsi Sumsel Barat,” katanya.
“Semoga cita-cita untuk pemekaran ini dapat tercapai dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat secara keseluruhan,” tambah Wahisun.
Sementara itu, Ketua DPRD Muratara Efriansyah menjelaskan bahwa pihaknya mendukung pembentukan Provinsi Sumsel Barat.
BACA JUGA:Rangkaian Acara Peringatan HUT RI Ke-78 Desa Bumi Kencana Dimulai, Diawali Turnamen Bola Voli
BACA JUGA:Lurah Sungai Lilin Kembali Turun Ke Jalan Simpang Puskesmas, Ini Himbauan Kepada Pedagang
“Semua anggota DPRD Muratara menyatakan setuju untuk mendukung pemekaran ini. Karena ini berarti untuk kepentingan masyarakat secara luas, mempercepat pembangunan, dan mempersingkat pelayanan negara,” ungkapnya.
Efriyansyah menegaskan bahwa ada enam kabupaten/kota yang akan mendukung pemekaran Provinsi Sumsel Barat. Yaitu Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara, Empat Lawang, Pagaralam, dan Lahat.
DPRD Muratara siap memberikan bantuan dalam proses administrasi dan lainnya untuk mewujudkan cita-cita pemekaran ini.
Jika terdapat pasal yang mengalokasikan anggaran untuk mendukung pemekaran tersebut, DPRD Muratara akan menganggarkan dana tersebut, karena dukungan pribadi memiliki keterbatasan.
BACA JUGA:Pemdes Terusan Bagikan 1000 Bendera Merah Putih dan Umbul-umbul Kepada Masyarakat
BACA JUGA:Dua Pencuri Besi Pertamina Ini Tertangkap Basah, Saat Hendak Angkut Hasil Curian
Dia menyadari bahwa untuk mencapai cita-cita pemekaran diperlukan proses yang rumit. Meskipun peluangnya terlihat sempit, namun tidak menutup kemungkinan dapat terlaksana dengan lancar.
“Kami akan berjuang maksimal untuk mencapai cita-cita pemekaran ini karena ini merupakan hajat dan keinginan masyarakat. Kami sudah seharusnya mekar karena jarak tempuh ke ibu kota Palembang terlalu jauh,” tegasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: