Jelang Musim Tanam Padi, Petani di OKU Timur Khawatir Pupuk Langka

Jelang Musim Tanam Padi, Petani di OKU Timur Khawatir Pupuk Langka

Petani di OKU Timur Khawatir kelangkaan Pupuk--

"Jadi harga pupuk subsidi itu Rp 150 per karung isi 50 kg. Sementara harga pupuk non subsidi mencapai Rp 300 ribu per karung," jelasnya. 

Menurutnya, dalam merawat padi sawah bukan sekedar pupuk saja yang dibutuhkan, tapi ada juga yang lain seperti racun hama, racun rumput, pembasmi keoang dam sebagainya. Semua itu butuh biaya.

BACA JUGA:Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin Gelar Upacara HUT Korpri Ke-52

BACA JUGA:Ratusan Siswa Ikuti Gebyar Paud KB Tingkat Kecamatan Sungai Lilin, Berlangsung di Desa Bukit Jaya

"Misalnya hama Walang Sangit, itu kita belim merk tertentu harga Rp 25 ribu per sacet. Tapi kalau tidak mempan kita beli lagi merk lain," katanya. 

Belum lagi harus membeli racun pembasmi rumput. Jika semua itu tidak bisa dipenuhi resikonya adalah hasil panen kurang. "Kalau hasil panen tidak memuaskan tentu merugi," katanya. 

Aminudin berharapan pemerintah menjamin kesedian pupuk subsidi bagi petani kecil. "Iya harapan kami pupuk jangan langka lagi," pungkasnya.(mat) 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: