Kasus Guru di Tuntut 1 Tahun di Musi Rawas, Ternyata Sudah Ada Upaya Damai, Namun Tak Berhasil

Kasus Guru di Tuntut 1 Tahun di Musi Rawas, Ternyata Sudah Ada Upaya Damai, Namun Tak Berhasil

Seruan aksi dari PGRI Musi Rawas, terkait tuntutan terhadap guru Sularno----

HARIANMUBA.COM,- Kasus Guru di Tuntut 1 Tahun di Musi Rawas, Ternyata Sudah Ada Upaya Damai, Namun Tak Berhasil.

Sularno seorang guru honorer di SD Negeri Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, yang dituntut 1 tahun penjara.

Guru olahraga di SD Negeri Sungai Naik Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas, Sularno, menunggu putusan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.

Ia sudah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ayu Soraya, 1 tahun penjara denda Rp60 juta, subsidair 3 bulan penjara.

BACA JUGA:Seharian Ini Muba Diprediksi Berawan Hingga Hujan Ringan, Prakiraan Cuaca Provinsi Sumsel Senin 1 Mei 2023

BACA JUGA:PGRI Musi Rawas Akan Gelar Aksi Keprihatinan di PN Lubuk Linggau, Terkait Guru PJOK di Tuntut 1 Tahun Penjara

Dengan alasan guru Sularno melanggar Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Yakni melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar, yang justru ngobrol ketika diberikan hukuman.

Ketua PGRI Kabupaten Musi Rawas, Raslim menjelaskan bahwa saat kasus dugaan penganiayaan ini, sudah diupayakan ada perdamaian.

Awalnya di Polsek BTS Ulu, saat pertama kali dilaporkan. 

Bahkan pihak PGRI turun  melakukan upaya perdamaian, namun jalannya damai buntu, pihak keluarga tidak mau damai.

BACA JUGA:Sederet Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan, Nomor 3 Cocok Buat yang Sering Begadang

BACA JUGA:Ingin Ajukan Pinjol, Cek Dulu Inilah Daftar Pinjol Resmi OJK

"Disampaikan pihak keluarga anak tersebut, kalau damai mau letak muka saya," cerita Raslim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: